OrderCepat — Ordernya CEPAT. Mulai dari paket gratis.
Buat produsen, distributor dan peritel yang mau jualan online tanpa ribet

Terima Order, Terima Payment, Sekaligus Bangun Database Pelanggan

Orderan makin banyak harusnya bikin bisnis makin berkembang.

Dengan OrderCepat, pelanggan bisa memesan dan membayar lewat web order milik bisnis Anda. Pesanan lebih terstruktur, pembayaran lebih mudah dipantau, dan data pelanggan bisa terkumpul.

Kenalan dengan OrderCepat — web order milik bisnis Anda sendiri untuk menerima pesanan langsung dari pelanggan, tanpa harus selalu mengandalkan chat WhatsApp atau marketplace.

Satu web order untuk pesanan, pembayaran, dan data pelanggan
Referensi tampilan storefront OrderCepat
ORDER
NYA
CEPAT
✅
Order masuk onlineAlur order lebih terstruktur
Order makin banyak, kerjaan ikut numpuk?

Masih Menghadapi 3 Masalah Ini?

Jualan online seharusnya membantu bisnis berkembang, bukan menambah pekerjaan manual setiap hari.

01

Fee marketplace makin mahal

Setiap transaksi bisa terkena biaya layanan dan biaya lain. Kalau order terus bertambah, biaya ini bisa ikut menggerus margin bisnis.

02

Order WhatsApp lambat dan rawan salah

Sales harus membaca chat, mencatat barang dan jumlah, lalu memastikan ulang detail pesanan satu per satu.

03

Cek transfer dan konfirmasi masih manual

Finance perlu mengecek pembayaran dan memastikan pesanan bisa diproses, sementara pelanggan menunggu konfirmasi.

Cocok buat bisnis apa?

Jualan Online Tanpa Ribet Ngurus Website

OrderCepat cocok untuk bisnis yang melayani banyak pelanggan dan menerima pesanan berulang. Ini tiga jenis bisnis yang bisa menggunakan web order sendiri.

01 · Produsen & Brand Owner

Order dari distributor dan pelanggan terus masuk. Tapi semuanya masih dicatat satu per satu?

Anda memproduksi atau memiliki brand makanan, minuman, pakaian, bahan bangunan, maupun produk kebutuhan sehari-hari. Pelanggan bisnis bisa memesan melalui jalur order yang lebih terstruktur.

  • Pelanggan memilih produk dan jumlah langsung dari web order.
  • Bagikan link toko ke distributor, reseller, atau pelanggan langganan.
  • Bangun database pelanggan dari aktivitas pemesanan.
Ilustrasi bisnis produsenProdusen & Brand Owner
02 · Distributor

Sudah melayani banyak toko, tapi pesanan masih masuk lewat chat satu per satu?

Toko langganan memesan barang dengan jumlah berbeda-beda. Kalau semua pesanan lewat chat, tim perlu mengecek ulang barang, jumlah, dan total pesanan.

  • Sediakan satu link web order untuk pelanggan toko.
  • Pelanggan bisa memilih produk dan jumlah sendiri.
  • Rincian pesanan lebih mudah ditinjau sebelum diproses.
Ilustrasi bisnis distributorDistributor
03 · Peritel

Pelanggan ingin belanja tanpa harus tanya stok dan kirim daftar barang lewat chat?

Untuk toko yang melayani pelanggan secara online, web order bisa menjadi tempat pelanggan melihat produk dan mengirim pesanan tanpa harus memulai percakapan baru.

  • Tampilkan produk dalam toko online milik bisnis sendiri.
  • Pelanggan mengisi pesanan melalui halaman checkout.
  • Pelanggan bisa melanjutkan ke metode pembayaran yang tersedia.
Ilustrasi bisnis toko dan pelangganPeritel

Merasa cocok dengan salah satu profil di atas? Lihat bagaimana OrderCepat membantu merapikan alur pemesanan.

Cari Tahu Dulu ↓
Kalau order lewat WhatsApp

Bayangin Sehari Masuk Ratusan Orderan. Tim Sales dan Finance Anda Masih Harus Ngurusin Semuanya Satu per Satu.

Awalnya, order lewat WhatsApp memang terasa praktis.

Pelanggan tinggal chat. Sales balas. Pesanan dicatat. Rincian total dikirim. Pelanggan transfer. Finance mengecek pembayaran.

Selesai?

Belum tentu.

Sekarang bayangkan ada ratusan pesanan yang harus diproses dalam sehari.

Ada pelanggan yang salah menulis jumlah barang. Ada yang mengubah pesanan setelah Sales mencatatnya. Ada yang bilang sudah transfer, tetapi Finance belum menemukan pembayarannya.

Sales akhirnya harus bertanya lagi ke pelanggan. Finance harus mengecek mutasi rekening. Tim gudang menunggu kepastian pesanan bisa diproses atau belum.

Dan kalau ternyata ada barang yang salah dicatat? Tim harus melacak lagi percakapan WhatsApp yang panjang untuk mencari tahu siapa yang salah memasukkan pesanan.

Capeknya bukan cuma banyak orderan. Capeknya adalah setiap orderan punya pekerjaan manual yang harus diulang.

Sekarang coba hitung waktu yang dihabiskan tim Anda untuk:

×Mencatat barang dan jumlah pesanan.
×Menghitung total belanja dan ongkos kirim.
×Mengirim rincian order kepada pelanggan.
×Mengirim nomor rekening dan menunggu pembayaran.
×Mengecek transfer satu per satu.
×Memastikan pesanan sudah bisa diproses.

Padahal, pekerjaan seperti ini terus berulang setiap kali pelanggan memesan.

WhatsApp tetap berguna untuk komunikasi. Tapi kalau semua proses order harus dilakukan lewat chat, tim Anda akan terus bergantung pada pekerjaan manual.

Bagaimana kalau pelanggan bisa mengurus pesanan dan pembayarannya sendiri melalui web order bisnis Anda?

Di sinilah OrderCepat bisa membantu.

Kalau order lewat marketplace

Kalau Lewat E-Commerce Memang Lebih Enak dan Praktis. TAPIII... Fee-nya Bisa Bikin Margin Makin Tipis.

Kita akui saja.

Marketplace sudah menyediakan banyak hal. Pelanggan bisa melihat produk, checkout, membayar, dan memilih pengiriman tanpa Anda harus membangun semua prosesnya sendiri.

Tapi ada satu hal yang perlu dihitung: biaya penjualannya.

Setiap transaksi yang masuk belum tentu berarti seluruh nilai penjualannya menjadi milik bisnis Anda. Ada biaya layanan yang bisa berbeda-beda tergantung marketplace, kategori produk, program yang diikuti, dan ketentuan penjual.

Biar lebih kebayang, kita pakai simulasi sederhana. Misalnya omzet bisnis Anda Rp100 juta per bulan.

PerhitunganToko Oren*“Toktok”OrderCepat
Omzet per bulanRp100.000.000Rp100.000.000Rp100.000.000
Asumsi biaya platform33%14%2%
Biaya platformRp33.000.000Rp14.000.000Rp2.000.000
Biaya transaksi pembayaran**Sudah termasuk dalam asumsi totalSudah termasuk dalam asumsi total0,7% = Rp700.000
Total biaya simulasiRp33.000.000Rp14.000.000Rp2.700.000
Sisa setelah biaya di atasRp67.000.000Rp86.000.000Rp97.300.000
↗
Dalam simulasi ini, selisih biaya mencapai Rp30,3 juta per bulan.

Perbandingan memakai asumsi Toko Oren 33% dan OrderCepat Lite 2% fee platform + 0,7% fee transaksi pembayaran. Belum termasuk fixed fee OrderCepat jika berlaku, langganan Lite, pajak, biaya lain, serta biaya operasional.

Tapi pertanyaannya tetap relevan.

Kalau pelanggan Anda sudah mengenal brand dan produk Anda, apakah semua pesanan mereka harus terus lewat marketplace?

Anda bisa tetap berjualan di marketplace untuk menjangkau pelanggan baru. Namun, untuk pelanggan bisnis yang sudah menjadi langganan, Anda juga bisa menyediakan jalur order sendiri melalui OrderCepat.

Produk Anda tampil di web order milik bisnis Anda. Pelanggan bisa memilih barang, checkout, dan membayar melalui alur pemesanan yang disediakan.

Jadi, Anda punya pilihan lain untuk menerima order, sekaligus bisa menghitung biaya transaksi dengan lebih terencana.

Kalau lewat OrderCepat

Order Lewat OrderCepat. Ordernya CEPAT.

Sekarang bayangkan pelanggan Anda mau pesan barang.

Mereka tidak perlu menghubungi Sales hanya untuk meminta daftar produk, menuliskan barang satu per satu, lalu menunggu rincian total pesanan.

Mereka tinggal membuka web order bisnis Anda. Di sana, mereka bisa melihat produk yang Anda jual, memilih barang yang dibutuhkan, memasukkan jumlah, lalu melanjutkan ke checkout.

Dan ada satu hal yang membedakan web order sendiri dengan marketplace: di web order bisnis Anda, yang tampil adalah produk bisnis Anda sendiri.

Tidak ada daftar produk kompetitor yang ikut muncul di toko yang sama seperti di marketplace. Pelanggan yang membuka web tersebut sedang mengakses toko online bisnis Anda.

Lihat Alur Order ↘
Referensi UI detail produk OrderCepat
📦

Produk Anda, Toko Anda

Tampilkan produk bisnis Anda di web order sendiri. Pelanggan tidak perlu menelusuri daftar produk dari banyak penjual dalam satu halaman marketplace.

📈

Pelanggan Bisa Pesan Sendiri

Pelanggan memilih produk dan jumlahnya sendiri melalui web order, kemudian melanjutkan ke checkout.

✅

Pembayaran Lebih Terarah

Dengan konfirmasi otomatis untuk transaksi yang didukung, tim tidak harus mengecek setiap transfer secara manual.

🎯

Database Pelanggan Bisnis

Bangun database pelanggan dari aktivitas pemesanan sebagai dasar untuk mengenali pelanggan yang pernah bertransaksi.

💸

Biaya Layanan Sesuai Paket

Tarif layanan 5% pada Free dan 1% pada Lite maupun Pro, sesuai ketentuan paket.

⚡

Ordernya CEPAT

Sediakan jalur order online bagi pelanggan agar proses memilih produk dan mengirim pesanan tidak selalu dimulai dari chat baru.

Order, checkout, bayar, selesai

Dari Pelanggan Pilih Barang Sampai Pembayaran Terkonfirmasi. Tim Anda Tidak Harus Mengurus Semuanya Lewat Chat.

Coba lihat proses order yang biasa terjadi: pelanggan kirim daftar barang, Sales menghitung total, mengirim rincian, pelanggan minta rekening, lalu Finance mengecek transfer dan bukti pembayaran.

Kalau ada kesalahan jumlah barang atau nominal, prosesnya bisa kembali ke awal.

Referensi UI checkout dan pembayaran OrderCepat
Checkout & Pembayaran
01
Pelanggan pilih produk

Pelanggan membuka web order bisnis Anda, memilih produk dan jumlah yang ingin dipesan.

02
Checkout

Pelanggan melihat rincian pesanan dan biaya yang berlaku sebelum melanjutkan.

03
Langsung bayar

Pelanggan memilih metode pembayaran yang tersedia, seperti transfer bank atau QRIS.

04
Pembayaran terkonfirmasi

Untuk transaksi yang didukung payment gateway, status pembayaran bisa diperbarui otomatis.

Jadi, tim Anda tidak perlu terus melakukan ini untuk setiap order:

×Menghitung ulang rincian pesanan secara manual.
×Mengirim rincian order satu per satu lewat WhatsApp.
×Mengirim nomor rekening secara manual setiap kali pelanggan mau membayar.
×Mengecek bukti transfer satu per satu untuk transaksi yang sudah dikonfirmasi otomatis.

Pekerjaan tim bukan hilang sepenuhnya. Namun, proses pemesanan dan pembayaran yang berulang bisa dialihkan ke alur online.

Pelanggan pesan. Pelanggan bayar. Sistem membantu mengonfirmasi pembayaran. Ordernya CEPAT.
Pengiriman juga ikut jalan

Order Sudah Masuk, Pembayaran Sudah Beres. Jangan Sampai Proses Kirimnya Malah Jadi Pekerjaan Tambahan.

Kalau semuanya masih dilakukan manual, tim mungkin harus mengecek ongkir, menghubungi kurir, memasukkan data pengiriman, dan mengatur penjemputan barang satu per satu.

Dengan fitur pengiriman OrderCepat, pelanggan bisa memilih opsi yang tersedia, ongkir dapat dicek otomatis, dan proses pengiriman untuk layanan yang terintegrasi bisa dilakukan melalui sistem.

Bayangkan kalau order, pembayaran, dan pengiriman bisa berjalan melalui satu alur yang saling terhubung.

🛵

Kurir Instan

Pelanggan memilih opsi instan jika tersedia untuk lokasi dan layanan yang didukung.

🚚

Kurir Reguler

Pilihan pengiriman reguler dengan pengecekan ongkir sesuai layanan yang tersedia.

📍

Kurir Sendiri

Gunakan kurir bisnis Anda sendiri jika opsi ini telah disiapkan.

📈

Pengiriman Terintegrasi

Untuk layanan terintegrasi, input pengiriman dapat dilakukan lewat sistem dan pickup mengikuti dukungan layanan.

Paket OrderCepat

Mulai dari Paket Gratis. Pilih Paket yang Sesuai dengan Kebutuhan Order Bisnis Anda.

Tidak semua bisnis perlu langsung menggunakan paket berbayar. Mulai dari Free, lalu pertimbangkan paket lain ketika kebutuhan transaksi dan fitur bisnis Anda bertambah.

Fitur & BiayaFREELITEPRO
Harga / BulanRp0Rp149.000Rp397.000
Kapasitas Media50 MB500 MB2 GB
Custom DomainTanpa custom domainTanpa custom domain1 domain
Limit Item100 item1.000 item20.000 item
Limit TransaksiUnlimitedUnlimitedUnlimited
History Transaksi6 bulan12 bulan (1 tahun)60 bulan (5 tahun)
Fee Transaksi0,7% sampai Rp4.0000,7% sampai Rp4.0000,7% sampai Rp4.000
Fee Platform5%1%++
Pilih FreePilih LitePilih Pro

Fee transaksi 0,7% sampai Rp4.000 dan fee platform mengikuti ketentuan masing-masing paket. Tanda “++” perlu dijelaskan sesuai ketentuan final OrderCepat sebelum halaman dipublikasikan.

OrderCepat — Ordernya CEPAT

Masih Mau Semua Orderan Masuk WhatsApp, Dicatat Manual, dan Dicek Satu per Satu?

Kalau orderan masih sedikit, mungkin cara lama masih terasa cukup. Tapi kalau jaringan pelanggan terus berkembang, proses manual yang sama bisa terus menyita waktu tim Sales dan Finance.

Anda bisa tetap menggunakan WhatsApp untuk komunikasi dan marketplace untuk menjangkau pelanggan baru. Namun, Anda juga bisa mulai menyediakan web order sendiri untuk pelanggan bisnis yang sudah mengenal produk Anda.

Pelanggan buka web. Pilih barang. Checkout. Bayar. Pembayaran terkonfirmasi sesuai metode yang didukung.