Fee marketplace makin mahal
Setiap transaksi bisa terkena biaya layanan dan biaya lain. Kalau order terus bertambah, biaya ini bisa ikut menggerus margin bisnis.
Orderan makin banyak harusnya bikin bisnis makin berkembang.
Dengan OrderCepat, pelanggan bisa memesan dan membayar lewat web order milik bisnis Anda. Pesanan lebih terstruktur, pembayaran lebih mudah dipantau, dan data pelanggan bisa terkumpul.
Kenalan dengan OrderCepat — web order milik bisnis Anda sendiri untuk menerima pesanan langsung dari pelanggan, tanpa harus selalu mengandalkan chat WhatsApp atau marketplace.

Jualan online seharusnya membantu bisnis berkembang, bukan menambah pekerjaan manual setiap hari.
Setiap transaksi bisa terkena biaya layanan dan biaya lain. Kalau order terus bertambah, biaya ini bisa ikut menggerus margin bisnis.
Sales harus membaca chat, mencatat barang dan jumlah, lalu memastikan ulang detail pesanan satu per satu.
Finance perlu mengecek pembayaran dan memastikan pesanan bisa diproses, sementara pelanggan menunggu konfirmasi.
OrderCepat cocok untuk bisnis yang melayani banyak pelanggan dan menerima pesanan berulang. Ini tiga jenis bisnis yang bisa menggunakan web order sendiri.
Anda memproduksi atau memiliki brand makanan, minuman, pakaian, bahan bangunan, maupun produk kebutuhan sehari-hari. Pelanggan bisnis bisa memesan melalui jalur order yang lebih terstruktur.
Produsen & Brand OwnerToko langganan memesan barang dengan jumlah berbeda-beda. Kalau semua pesanan lewat chat, tim perlu mengecek ulang barang, jumlah, dan total pesanan.
DistributorUntuk toko yang melayani pelanggan secara online, web order bisa menjadi tempat pelanggan melihat produk dan mengirim pesanan tanpa harus memulai percakapan baru.
PeritelMerasa cocok dengan salah satu profil di atas? Lihat bagaimana OrderCepat membantu merapikan alur pemesanan.
Cari Tahu Dulu ↓Awalnya, order lewat WhatsApp memang terasa praktis.
Pelanggan tinggal chat. Sales balas. Pesanan dicatat. Rincian total dikirim. Pelanggan transfer. Finance mengecek pembayaran.
Selesai?
Belum tentu.
Sekarang bayangkan ada ratusan pesanan yang harus diproses dalam sehari.
Ada pelanggan yang salah menulis jumlah barang. Ada yang mengubah pesanan setelah Sales mencatatnya. Ada yang bilang sudah transfer, tetapi Finance belum menemukan pembayarannya.
Sales akhirnya harus bertanya lagi ke pelanggan. Finance harus mengecek mutasi rekening. Tim gudang menunggu kepastian pesanan bisa diproses atau belum.
Dan kalau ternyata ada barang yang salah dicatat? Tim harus melacak lagi percakapan WhatsApp yang panjang untuk mencari tahu siapa yang salah memasukkan pesanan.
Sekarang coba hitung waktu yang dihabiskan tim Anda untuk:
Padahal, pekerjaan seperti ini terus berulang setiap kali pelanggan memesan.
WhatsApp tetap berguna untuk komunikasi. Tapi kalau semua proses order harus dilakukan lewat chat, tim Anda akan terus bergantung pada pekerjaan manual.
Di sinilah OrderCepat bisa membantu.
Kita akui saja.
Marketplace sudah menyediakan banyak hal. Pelanggan bisa melihat produk, checkout, membayar, dan memilih pengiriman tanpa Anda harus membangun semua prosesnya sendiri.
Tapi ada satu hal yang perlu dihitung: biaya penjualannya.
Setiap transaksi yang masuk belum tentu berarti seluruh nilai penjualannya menjadi milik bisnis Anda. Ada biaya layanan yang bisa berbeda-beda tergantung marketplace, kategori produk, program yang diikuti, dan ketentuan penjual.
Biar lebih kebayang, kita pakai simulasi sederhana. Misalnya omzet bisnis Anda Rp100 juta per bulan.
| Perhitungan | Toko Oren* | “Toktok” | OrderCepat |
|---|---|---|---|
| Omzet per bulan | Rp100.000.000 | Rp100.000.000 | Rp100.000.000 |
| Asumsi biaya platform | 33% | 14% | 2% |
| Biaya platform | Rp33.000.000 | Rp14.000.000 | Rp2.000.000 |
| Biaya transaksi pembayaran** | Sudah termasuk dalam asumsi total | Sudah termasuk dalam asumsi total | 0,7% = Rp700.000 |
| Total biaya simulasi | Rp33.000.000 | Rp14.000.000 | Rp2.700.000 |
| Sisa setelah biaya di atas | Rp67.000.000 | Rp86.000.000 | Rp97.300.000 |
Perbandingan memakai asumsi Toko Oren 33% dan OrderCepat Lite 2% fee platform + 0,7% fee transaksi pembayaran. Belum termasuk fixed fee OrderCepat jika berlaku, langganan Lite, pajak, biaya lain, serta biaya operasional.
Tapi pertanyaannya tetap relevan.
Anda bisa tetap berjualan di marketplace untuk menjangkau pelanggan baru. Namun, untuk pelanggan bisnis yang sudah menjadi langganan, Anda juga bisa menyediakan jalur order sendiri melalui OrderCepat.
Produk Anda tampil di web order milik bisnis Anda. Pelanggan bisa memilih barang, checkout, dan membayar melalui alur pemesanan yang disediakan.
Jadi, Anda punya pilihan lain untuk menerima order, sekaligus bisa menghitung biaya transaksi dengan lebih terencana.
Sekarang bayangkan pelanggan Anda mau pesan barang.
Mereka tidak perlu menghubungi Sales hanya untuk meminta daftar produk, menuliskan barang satu per satu, lalu menunggu rincian total pesanan.
Mereka tinggal membuka web order bisnis Anda. Di sana, mereka bisa melihat produk yang Anda jual, memilih barang yang dibutuhkan, memasukkan jumlah, lalu melanjutkan ke checkout.
Dan ada satu hal yang membedakan web order sendiri dengan marketplace: di web order bisnis Anda, yang tampil adalah produk bisnis Anda sendiri.
Tidak ada daftar produk kompetitor yang ikut muncul di toko yang sama seperti di marketplace. Pelanggan yang membuka web tersebut sedang mengakses toko online bisnis Anda.
Lihat Alur Order ↘
Tampilkan produk bisnis Anda di web order sendiri. Pelanggan tidak perlu menelusuri daftar produk dari banyak penjual dalam satu halaman marketplace.
Pelanggan memilih produk dan jumlahnya sendiri melalui web order, kemudian melanjutkan ke checkout.
Dengan konfirmasi otomatis untuk transaksi yang didukung, tim tidak harus mengecek setiap transfer secara manual.
Bangun database pelanggan dari aktivitas pemesanan sebagai dasar untuk mengenali pelanggan yang pernah bertransaksi.
Tarif layanan 5% pada Free dan 1% pada Lite maupun Pro, sesuai ketentuan paket.
Sediakan jalur order online bagi pelanggan agar proses memilih produk dan mengirim pesanan tidak selalu dimulai dari chat baru.
Coba lihat proses order yang biasa terjadi: pelanggan kirim daftar barang, Sales menghitung total, mengirim rincian, pelanggan minta rekening, lalu Finance mengecek transfer dan bukti pembayaran.
Kalau ada kesalahan jumlah barang atau nominal, prosesnya bisa kembali ke awal.

Pelanggan membuka web order bisnis Anda, memilih produk dan jumlah yang ingin dipesan.
Pelanggan melihat rincian pesanan dan biaya yang berlaku sebelum melanjutkan.
Pelanggan memilih metode pembayaran yang tersedia, seperti transfer bank atau QRIS.
Untuk transaksi yang didukung payment gateway, status pembayaran bisa diperbarui otomatis.
Pekerjaan tim bukan hilang sepenuhnya. Namun, proses pemesanan dan pembayaran yang berulang bisa dialihkan ke alur online.
Kalau semuanya masih dilakukan manual, tim mungkin harus mengecek ongkir, menghubungi kurir, memasukkan data pengiriman, dan mengatur penjemputan barang satu per satu.
Dengan fitur pengiriman OrderCepat, pelanggan bisa memilih opsi yang tersedia, ongkir dapat dicek otomatis, dan proses pengiriman untuk layanan yang terintegrasi bisa dilakukan melalui sistem.
Bayangkan kalau order, pembayaran, dan pengiriman bisa berjalan melalui satu alur yang saling terhubung.
Pelanggan memilih opsi instan jika tersedia untuk lokasi dan layanan yang didukung.
Pilihan pengiriman reguler dengan pengecekan ongkir sesuai layanan yang tersedia.
Gunakan kurir bisnis Anda sendiri jika opsi ini telah disiapkan.
Untuk layanan terintegrasi, input pengiriman dapat dilakukan lewat sistem dan pickup mengikuti dukungan layanan.
Tidak semua bisnis perlu langsung menggunakan paket berbayar. Mulai dari Free, lalu pertimbangkan paket lain ketika kebutuhan transaksi dan fitur bisnis Anda bertambah.
| Fitur & Biaya | FREE | LITE | PRO |
|---|---|---|---|
| Harga / Bulan | Rp0 | Rp149.000 | Rp397.000 |
| Kapasitas Media | 50 MB | 500 MB | 2 GB |
| Custom Domain | Tanpa custom domain | Tanpa custom domain | 1 domain |
| Limit Item | 100 item | 1.000 item | 20.000 item |
| Limit Transaksi | Unlimited | Unlimited | Unlimited |
| History Transaksi | 6 bulan | 12 bulan (1 tahun) | 60 bulan (5 tahun) |
| Fee Transaksi | 0,7% sampai Rp4.000 | 0,7% sampai Rp4.000 | 0,7% sampai Rp4.000 |
| Fee Platform | 5% | 2%++ | 1%++ |
| Pilih Free | Pilih Lite | Pilih Pro |
Fee transaksi 0,7% sampai Rp4.000 dan fee platform mengikuti ketentuan masing-masing paket. Tanda “++” perlu dijelaskan sesuai ketentuan final OrderCepat sebelum halaman dipublikasikan.
Kalau orderan masih sedikit, mungkin cara lama masih terasa cukup. Tapi kalau jaringan pelanggan terus berkembang, proses manual yang sama bisa terus menyita waktu tim Sales dan Finance.
Anda bisa tetap menggunakan WhatsApp untuk komunikasi dan marketplace untuk menjangkau pelanggan baru. Namun, Anda juga bisa mulai menyediakan web order sendiri untuk pelanggan bisnis yang sudah mengenal produk Anda.
Pelanggan buka web. Pilih barang. Checkout. Bayar. Pembayaran terkonfirmasi sesuai metode yang didukung.